LOYALITAS
Loyalitas berasal dari bahasa inggris
'loyal' yang artinya setia. dan kesetiaan adalah kualitas yang menyebabkan kita
tidak menggemingkan dukungan dan pembelaan kita pada sesuatu. Loyalitas lebih
banyak bersifat emosional, loyalitas adalah kualitas perasaan, dan perasaan tak
selalu membutuhkan penjelasan rasional.
Salah satu faktor yang mempengaruhi
loyalitas karyawan adalah kepuasan kerja. Loyalitas atau kesetiaan sebenarnya
tidak hanya berarti cukup lama bekerja disuatu perusahaan, misalnya sekian
puluh tahun. Loyal harus diartikan pula mampu menjaga nama baik atau citra
perusahaan dimana seseorang bekerja.
Loyalitas merupakan keinginan untuk tetap
menjadi anggota organisasi yang bersangkutan atau disebut dengan komitmen
organisasi. Disamping itu, komitmen organisasi mengandung pengertian sebagai
sesuatu hal yang lebih dari sekedar kesetiaan yang pasif terhadap organisasi,
dengan kata lain komitmen organisasi menyiratkan hubungan pegawai dengan
perusahaan atau organisasi secara aktif.
Loyalitas merupakan suatu kondisi sikap
mental untuk tetap memegang teguh kesetiaan baik kepada perusahaan, atasan,
maupun rekan sekerja. Loyalitas wajib dipertahankan namun dengan tidak
melupakan prinsip dasar bahwa loyalitas tertinggi harus didedikasikan pada
hal-hal yang diyakini sebagai kebenaran. Dalam suatu perusahaan atau organisasi
seorang karyawan diharapkan mempunyai sikap loyalitas yang tinggi sehingga
efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan perusahaan akan tercapai dengan
baik.
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi
loyalitas kerja karyawan antara lain persepsi terhadap lingkungan kerja dan
kompensasi. Adanya persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja dan kompensasi
yang sesuai diharapkan karyawan dapat bekerja sesuai rencana dan tujuan
organisasi, sehingga dengan adanya faktor tersebut diharapkan karyawan lebih
optimal dalam bekerja.
Karyawan yang memiliki loyalitas tinggi
bersedia bekerja melebihi kondisi biasa, bangga menceritakan perusahaan mereka
kepada orang lain, bersedia menerima berbagai tugas, merasa ada kesamaan nilai
dengan perusahaan, merasa terinspirasi, dan memerhatikan nasib perusahaan
secara keseluruhan. Sebaliknya, karyawan yang tidak setia terhadap perusahaan
ditandai dengan perasaan negative, seperti ingin meninggalkan perusahaan,
merasa bekerja di perusahaan lain lebih menguntungkan, tidak merasakan manfaat
dari perusahaan, dan menyesali keputusan mereka bergabung dengan perusahaan.