SINGAPURA, KOMPAS.com — Maskapai Singapore Airlines
telah menandatangani perjanjian dengan enam lembaga pariwisata di
Australia, seiring upaya berkesinambungan untuk mempromosikan
pariwisata di negara tersebut. Perjanjian ini akan berlaku selama 2
sampai 4 tahun, dengan total investasi lebih dari 5 juta dollar
Australia untuk tahun keuangan yang sedang berlangsung saat ini.
Perjanjian
baru telah ditandatangani dengan South Australia Tourism Commission dan
Destination New South Wales, sedangkan perjanjian yang tengah berjalan,
seperti dengan Tourism Australia, Tourism Queensland, Tourism Victoria,
dan Tourism Western Australia, telah diperluas untuk meningkatkan kerja
sama serta menambah pasar-pasar baru.
"Australia selalu menjadi
pasar penting bagi Singapore Airlines, dan kemitraan ini memperkuat
kerja sama kami dengan lembaga-lembaga pariwisata di negara tersebut,"
kata Chin Yau Seng, Acting Senior Vice President Sales & Marketing
Singapore Airlines, Kamis (22/11/2012), dalam surat elektroniknya.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/22/16221682/Singapore.Airlines.Promosikan.Pariwisata.Australia
Analisis
Menurut saya, Australia selalu menjadi pasar penting bagi Singapore Airlines dan hal ini yang diambil oleh australia untuk mempromosikannya di Singapore Airline.
Jumat, 23 November 2012
Otoritas Pajak Australia Kejar Google
CANBERRA, KOMPAS.com — Australia telah mengeluarkan
rancangan perubahan undang-undang (RUU) perpajakan mereka yang
dimaksudkan untuk menghentikan upaya perusahaan besar seperti Google
untuk memindahkan pendapatan mereka ke negara yang tarif pajaknya lebih
ringan, seperti Irlandia dan Belanda.
Langkah ini senada dengan yang dilakukan Inggris dan Jerman, yang mendesak negara-negara G-20 untuk memastikan perusahaan multinasional membayar pajak secara "adil". Ini terjadi menyusul laporan bahwa berbagai perusahaan besar menggunakan celah dalam aturan sehingga mereka bisa memindahkan penghasilan dari negara tempat pendapatan tersebut dilakukan.
Menteri Muda Bidang Perpajakan Australia David Bradbury mengatakan, UU pajak diubah guna memastikan perusahaan membayar pajak di tempat mereka beroperasi, dengan mengambil contoh kasus Google Australia.
"Sementara urusan sehari-hari dengan perusahaan Australia yang memasang iklan di Google dilakukan dengan Google Australia, tetapi dalam kontraknya dengan Google, secara resmi mereka membeli iklan dari anak perusahaan Google di Irlandia. Mereka kemudian berargumen bahwa sumber pendapatan mereka–dan juga pajak yang harus dibayarkan–adalah di Irlandia dan bukan Australia," tutur Bradbury dalam pidato di depan para akuntan di Sydney, Jumat (23/11/2012), sebagaimana dilaporkan koresponden Kompas L Sastra Wijaya.
Pajak perusahaan di Australia adalah 30 persen, sementara di Republik Irlandia hanya 12,5 persen.
Dalam tanggapannya, Google Australia menolak memberi reaksi langsung atas pernyataan Bradbury, tetapi mengatakan mereka tunduk dengan seluruh undang-undang perpajakan setempat.
"Kami memberi kontribusi signifikan kepada perekonomian Australia dengan membantu ribuan bisnis online tumbuh, menyediakan jasa kepada jutaan warga Australia secara cum-cuma, dan juga mempekerjakan 650 orang di Australia. Kami mematuhi semua peraturan perpajakan di sini," demikian pernyataan yang disampaikan Google.
Menurut Bradbury, struktur perpajakan Google berisi pembayaran royalti yang rumit kepada anak perusahaan di Belanda, yang kemudian membayar lagi ke perusahaan induk di Bermuda, di mana tidak ada pajak perusahaan. "Keuntungan dari penjualan iklan kepada perusahaan Australia kemudian dialihkan ke wilayah bebas pajak untuk mungkin selamanya," ungkap Bradbury.
Baru-baru ini, perusahaan besar lainnya, termasuk Apple, juga mendapat sorotan dalam soal pajak yang mereka bayar.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/11130742/Otoritas.Pajak.Australia.Kejar.Google
Analisi
Menurut saya, Australia mengeluarkan rancangan perubahan undang-undang (RUU) perpajakan mereka yang dimaksudkan untuk menghentikan upaya perusahaan besar seperti Google untuk memindahkan pendapatan mereka ke negara yang tarif pajaknya lebih ringan. itu salah satu keputusan yang tepat yang diambil oleh Australia.
Langkah ini senada dengan yang dilakukan Inggris dan Jerman, yang mendesak negara-negara G-20 untuk memastikan perusahaan multinasional membayar pajak secara "adil". Ini terjadi menyusul laporan bahwa berbagai perusahaan besar menggunakan celah dalam aturan sehingga mereka bisa memindahkan penghasilan dari negara tempat pendapatan tersebut dilakukan.
Menteri Muda Bidang Perpajakan Australia David Bradbury mengatakan, UU pajak diubah guna memastikan perusahaan membayar pajak di tempat mereka beroperasi, dengan mengambil contoh kasus Google Australia.
"Sementara urusan sehari-hari dengan perusahaan Australia yang memasang iklan di Google dilakukan dengan Google Australia, tetapi dalam kontraknya dengan Google, secara resmi mereka membeli iklan dari anak perusahaan Google di Irlandia. Mereka kemudian berargumen bahwa sumber pendapatan mereka–dan juga pajak yang harus dibayarkan–adalah di Irlandia dan bukan Australia," tutur Bradbury dalam pidato di depan para akuntan di Sydney, Jumat (23/11/2012), sebagaimana dilaporkan koresponden Kompas L Sastra Wijaya.
Pajak perusahaan di Australia adalah 30 persen, sementara di Republik Irlandia hanya 12,5 persen.
Dalam tanggapannya, Google Australia menolak memberi reaksi langsung atas pernyataan Bradbury, tetapi mengatakan mereka tunduk dengan seluruh undang-undang perpajakan setempat.
"Kami memberi kontribusi signifikan kepada perekonomian Australia dengan membantu ribuan bisnis online tumbuh, menyediakan jasa kepada jutaan warga Australia secara cum-cuma, dan juga mempekerjakan 650 orang di Australia. Kami mematuhi semua peraturan perpajakan di sini," demikian pernyataan yang disampaikan Google.
Menurut Bradbury, struktur perpajakan Google berisi pembayaran royalti yang rumit kepada anak perusahaan di Belanda, yang kemudian membayar lagi ke perusahaan induk di Bermuda, di mana tidak ada pajak perusahaan. "Keuntungan dari penjualan iklan kepada perusahaan Australia kemudian dialihkan ke wilayah bebas pajak untuk mungkin selamanya," ungkap Bradbury.
Baru-baru ini, perusahaan besar lainnya, termasuk Apple, juga mendapat sorotan dalam soal pajak yang mereka bayar.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/11130742/Otoritas.Pajak.Australia.Kejar.Google
Analisi
Menurut saya, Australia mengeluarkan rancangan perubahan undang-undang (RUU) perpajakan mereka yang dimaksudkan untuk menghentikan upaya perusahaan besar seperti Google untuk memindahkan pendapatan mereka ke negara yang tarif pajaknya lebih ringan. itu salah satu keputusan yang tepat yang diambil oleh Australia.
Dua Direksi BBJ Diberhentikan
JAKARTA, KOMPAS.com — Para pemegang saham Bursa
Berjangka Jakarta (BBJ) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar (RUPSLB)
setuju untuk melakukan perubahan susunan direksi sejalan dengan
kemajuan bursa komoditas regional. Dalam rapat tersebut, pemegang saham
BBJ memberhentikan dengan hormat Made Soekarwo sebagai Direktur Utama
BBJ dan Roy HM Sembel sebagai Direktur BBJ.
Dengan pemberhentian dua direksi itu, Direktur BBJ saat ini dijabat oleh M Bihar Sakti Wibowo. Perubahan susunan direksi tersebut telah dilaporkan kepada Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Direktur BBJ Bihar Sakti Wibowo, Jumat (23/11/2012), mengatakan bahwa operasional BBJ saat ini tetap berjalan normal seperti biasa. Sekarang ini sedang dilakukan pemilihan anggota direksi baru oleh tim seleksi anggota direksi. Hasil seleksi calon anggota direksi akan segara diajukan kepada Bappebti untuk dilakukan uji kemampuan dan kepatutan sebelum diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham BBJ.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/16140488/Dua.Direksi.BBJ.Diberhentikan
Analisis
Menurut saya, pemberentian Made Soekarwo sebagai Direktur Utama BBJ dan Roy HM Sembel sebagai Direktur BBJ dari jabatannya itu dikarenakan perubahan susunan direksi sejalan dengan kemajuan bursa komoditas regional.
Dengan pemberhentian dua direksi itu, Direktur BBJ saat ini dijabat oleh M Bihar Sakti Wibowo. Perubahan susunan direksi tersebut telah dilaporkan kepada Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Direktur BBJ Bihar Sakti Wibowo, Jumat (23/11/2012), mengatakan bahwa operasional BBJ saat ini tetap berjalan normal seperti biasa. Sekarang ini sedang dilakukan pemilihan anggota direksi baru oleh tim seleksi anggota direksi. Hasil seleksi calon anggota direksi akan segara diajukan kepada Bappebti untuk dilakukan uji kemampuan dan kepatutan sebelum diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham BBJ.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/16140488/Dua.Direksi.BBJ.Diberhentikan
Analisis
Menurut saya, pemberentian Made Soekarwo sebagai Direktur Utama BBJ dan Roy HM Sembel sebagai Direktur BBJ dari jabatannya itu dikarenakan perubahan susunan direksi sejalan dengan kemajuan bursa komoditas regional.
Jawab Kegundahan Buruh dengan Kinerja
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah harus memastikan
bahwa penerapan jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) tahun depan,
lebih baik seiring efektifnya Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS)
pada 2014. Membaiknya realisasi jaminan sosial dengan sendirinya
menjawab kegundahan di kalangan buruh dan pekerja.
"Selama ini pekerja beranggapan bahwa BPJS kelak malah akan membebani mereka, dan kualitas pelayanan bakal menurun dibandingkan dengan era Jamsostek selama ini," ujar Anggota Komisi IX DPR Zuber Safawi di Jakarta, Jumat (23/11/2012), terkait rencana dimulainya operasional BPJS tahun 2014.
"Kesimpang-siuran di kalangan buruh dan pekerja, harus dijawab dengan kepastian jaminan yang makin baik," ujar politisi dari PKS ini.
Zuber merujuk pada jaminan pelayanan kesehatan bagi pekerja dan keluarganya, yang menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jamsostek dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2012 (atas perubahan kedelapan PP Nomor 14/1993) tentang penyelenggaraan Jamsostek, ditanggung sepenuhnya oleh pengusaha dan pemberi kerja.
"Adapun besarannya menurut PP 53/2012, enam persen dari upah bagi pekerja yang sudah berkeluarga dan tiga persen bagi lajang," katanya.
Menjelang BPJS Kesehatan, yang lebih dulu dilaksanakan pada 2014, Zuber meminta skema regulasi, terutama terkait iuran dan jaminan pelayanan kesehatan bagi pekerja dan keluarganya ditambah, sesuai dengan kebijakan BPJS. Wacana besaran iuran BPJS kesehatan saat ini berkisar pada Rp 20.000-Rp 27.000 per jiwa per bulan.
"Berapa pun besarannya nanti, beban iuran ini seharusnya bisa ditanggung pemberi kerja, sehingga tidak menjadi beban bagi buruh dan pekerja," tambah Zuber.
Gagasan Zuber tersebut sesuai dengan semangat pembentukan BPJS (yang merupakan kelanjutan program dan transformasi dari Askes dan Jamsostek) bahwa kualitas jaminan kesehatan dan jaminan sosial tenaga kerja yang telah dijalankan sebelumnya, tidak boleh berkurang, dan sebaliknya harus lebih baik lagi.
Ia juga meminta PT Askes sebagai BPJS Kesehatan meningkatkan kinerjanya jauh lebih pesat, karena adanya pertambahan peserta yang signifikan pasca Januari 2014.
PT Askes terutama akan mengelola peserta limpahan dari program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) PT Jamsostek.
"Kedua instansi harus bekerjasama untuk memastikan program JPK bagi peserta tetap berjalan, dan tidak boleh berkurang kualitasnya," kata Zuber.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/18015031/Jawab.Kegundahan.Buruh.dengan.Kinerja
Analisis
Mnurut saya, Pemerintah harus memastikan bahwa penerapan jaminan sosial tenaga kerja tahun depan, lebih baik. Membaiknya realisasi jaminan sosial dengan sendirinya menjawab kegundahan di kalangan buruh dan pekerja. agar para pekerja mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja.
"Selama ini pekerja beranggapan bahwa BPJS kelak malah akan membebani mereka, dan kualitas pelayanan bakal menurun dibandingkan dengan era Jamsostek selama ini," ujar Anggota Komisi IX DPR Zuber Safawi di Jakarta, Jumat (23/11/2012), terkait rencana dimulainya operasional BPJS tahun 2014.
"Kesimpang-siuran di kalangan buruh dan pekerja, harus dijawab dengan kepastian jaminan yang makin baik," ujar politisi dari PKS ini.
Zuber merujuk pada jaminan pelayanan kesehatan bagi pekerja dan keluarganya, yang menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jamsostek dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2012 (atas perubahan kedelapan PP Nomor 14/1993) tentang penyelenggaraan Jamsostek, ditanggung sepenuhnya oleh pengusaha dan pemberi kerja.
"Adapun besarannya menurut PP 53/2012, enam persen dari upah bagi pekerja yang sudah berkeluarga dan tiga persen bagi lajang," katanya.
Menjelang BPJS Kesehatan, yang lebih dulu dilaksanakan pada 2014, Zuber meminta skema regulasi, terutama terkait iuran dan jaminan pelayanan kesehatan bagi pekerja dan keluarganya ditambah, sesuai dengan kebijakan BPJS. Wacana besaran iuran BPJS kesehatan saat ini berkisar pada Rp 20.000-Rp 27.000 per jiwa per bulan.
"Berapa pun besarannya nanti, beban iuran ini seharusnya bisa ditanggung pemberi kerja, sehingga tidak menjadi beban bagi buruh dan pekerja," tambah Zuber.
Gagasan Zuber tersebut sesuai dengan semangat pembentukan BPJS (yang merupakan kelanjutan program dan transformasi dari Askes dan Jamsostek) bahwa kualitas jaminan kesehatan dan jaminan sosial tenaga kerja yang telah dijalankan sebelumnya, tidak boleh berkurang, dan sebaliknya harus lebih baik lagi.
Ia juga meminta PT Askes sebagai BPJS Kesehatan meningkatkan kinerjanya jauh lebih pesat, karena adanya pertambahan peserta yang signifikan pasca Januari 2014.
PT Askes terutama akan mengelola peserta limpahan dari program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) PT Jamsostek.
"Kedua instansi harus bekerjasama untuk memastikan program JPK bagi peserta tetap berjalan, dan tidak boleh berkurang kualitasnya," kata Zuber.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/18015031/Jawab.Kegundahan.Buruh.dengan.Kinerja
Analisis
Mnurut saya, Pemerintah harus memastikan bahwa penerapan jaminan sosial tenaga kerja tahun depan, lebih baik. Membaiknya realisasi jaminan sosial dengan sendirinya menjawab kegundahan di kalangan buruh dan pekerja. agar para pekerja mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja.
Desember, Sky Aviation Datangkan Sukhoi Superjet 100
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah tertunda cukup lama
akibat insiden kecelakaan di Gunung Salak, akhirnya maskapai PT Sky
Aviation tetap akan mendatangkan satu unit pesawat Sukhoi Super Jet 100
pada Desember 2012 untuk memperkuat armadanya saat ini.
Sutito Zainudin, Marketing Manager Sky Aviation, belum lama ini mengatakan, satu unit Sukhoi SJ 100 yang akan diterima pada Desember 2012 tersebut menjadi bagian dari pemesanan 12 pesawat sejenis kepada Sukhoi Civil Aircraft Company. Kontrak pemesanan telah dibuat pada 17 Agustus 2011.
Rencananya, tiap bulan Sky Aviation akan mendatangkan satu unit pesawat. Tapi untuk tahap awal, Sukhoi yang datang itu jumlahnya tiga unit dari 12 unit yang dipesan. Sementara sembilan Sukhoi lainnya akan datang bertahap sampai 2015.
"Skema pembeliannya lease to purchased (sewa beli)," katanya.
Seluruh pesawat yang akan datang tahun ini akan dioperasikan Sky Aviation untuk kota-kota di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua.
Pesawat-pesawat tersebut akan melengkapi 10 pesawat yang sebelumnya telah dioperasikan perseroan, terdiri dari Cessna Grand Caravan berkapasitas sembilan kursi, Fokker 50 berkapasitas 50 kursi, Cirrus SR20, dan Cirrus SR22 yang berkapasitas tiga kursi.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/18301897/Desember.Sky.Aviation.Datangkan.Sukhoi.Superjet.100
Analisis
Meurut saya, karena tragedi gunung salak itu tidak membuat maskapai PT Sky Aviation berhenti mendatangkan pesawat-pesawatnya untuk diterbangkan. maskapai PT Sky Aviation akan memperkuat maskapai pnerbangannya dengan Sukhoi SJ 100.
Sutito Zainudin, Marketing Manager Sky Aviation, belum lama ini mengatakan, satu unit Sukhoi SJ 100 yang akan diterima pada Desember 2012 tersebut menjadi bagian dari pemesanan 12 pesawat sejenis kepada Sukhoi Civil Aircraft Company. Kontrak pemesanan telah dibuat pada 17 Agustus 2011.
Rencananya, tiap bulan Sky Aviation akan mendatangkan satu unit pesawat. Tapi untuk tahap awal, Sukhoi yang datang itu jumlahnya tiga unit dari 12 unit yang dipesan. Sementara sembilan Sukhoi lainnya akan datang bertahap sampai 2015.
"Skema pembeliannya lease to purchased (sewa beli)," katanya.
Seluruh pesawat yang akan datang tahun ini akan dioperasikan Sky Aviation untuk kota-kota di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua.
Pesawat-pesawat tersebut akan melengkapi 10 pesawat yang sebelumnya telah dioperasikan perseroan, terdiri dari Cessna Grand Caravan berkapasitas sembilan kursi, Fokker 50 berkapasitas 50 kursi, Cirrus SR20, dan Cirrus SR22 yang berkapasitas tiga kursi.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/18301897/Desember.Sky.Aviation.Datangkan.Sukhoi.Superjet.100
Analisis
Meurut saya, karena tragedi gunung salak itu tidak membuat maskapai PT Sky Aviation berhenti mendatangkan pesawat-pesawatnya untuk diterbangkan. maskapai PT Sky Aviation akan memperkuat maskapai pnerbangannya dengan Sukhoi SJ 100.
BI: Ekonomi Indonesia Tertinggi di Dunia
JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menilai
ekonomi Indonesia selama delapan tahun terakhir telah tumbuh rata-rata
sekitar 6,1-6,2 persen per tahun. Nilai tersebut merupakan salah satu
yang tertinggi di dunia.
"Meski di tengah ketidakpastian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia," kata Gubernur BI Darmin Nasution saat memberikan sambutan di Bankers Dinner, Menuju Pertumbuhan Berkesinambungan dan Inklusif: Tantangan di tengah Gejolak Global di Gedung BI Jakarta, Jumat (23/11/2012).
Menurut Darmin, Indonesia memang masih dibayangi oleh kelesuan berkepanjangan di negara maju. Namun Indonesia masih ditopang oleh meningkatnya kelompok kelas menengah yang terus menguat.
Sehingga hal tersebut akan memperkaya keragaman basis permintaan barang dan jasa di pasar domestik. "Hal tersebut secara persisten menopang ekspansi perekonomian," jelasnya.
Bila dibanding dengan negara regional, pertumbuhan ekonomi Indonesia dibanding negara sekawasan pada 2001 hingga 2009 memang lebih tinggi.
China masih memimpin pertumbuhan dengan rata-rata 9,3 persen, Malaysia 4,8 persen, Filipina 4,7 persen, Singapura 5,6 persen dan Thailand 3,1 persen.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/22004694/BI.Ekonomi.Indonesia.Tertinggi.di.Dunia
Analisis
Menurut saya, persatsi yang di lakukan indonesia sangat bagus karena bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang sangat bagus setiap tahunnya. selama delapan tahun terakhir telah tumbuh rata-rata sekitar 6,1-6,2 persen per tahun itu hal yang sangat patut di banggakan.
"Meski di tengah ketidakpastian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia," kata Gubernur BI Darmin Nasution saat memberikan sambutan di Bankers Dinner, Menuju Pertumbuhan Berkesinambungan dan Inklusif: Tantangan di tengah Gejolak Global di Gedung BI Jakarta, Jumat (23/11/2012).
Menurut Darmin, Indonesia memang masih dibayangi oleh kelesuan berkepanjangan di negara maju. Namun Indonesia masih ditopang oleh meningkatnya kelompok kelas menengah yang terus menguat.
Sehingga hal tersebut akan memperkaya keragaman basis permintaan barang dan jasa di pasar domestik. "Hal tersebut secara persisten menopang ekspansi perekonomian," jelasnya.
Bila dibanding dengan negara regional, pertumbuhan ekonomi Indonesia dibanding negara sekawasan pada 2001 hingga 2009 memang lebih tinggi.
China masih memimpin pertumbuhan dengan rata-rata 9,3 persen, Malaysia 4,8 persen, Filipina 4,7 persen, Singapura 5,6 persen dan Thailand 3,1 persen.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/22004694/BI.Ekonomi.Indonesia.Tertinggi.di.Dunia
Analisis
Menurut saya, persatsi yang di lakukan indonesia sangat bagus karena bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang sangat bagus setiap tahunnya. selama delapan tahun terakhir telah tumbuh rata-rata sekitar 6,1-6,2 persen per tahun itu hal yang sangat patut di banggakan.
Pertamina Targetkan Kesepakatan Natuna Segera Tercapai
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero)
menargetkan, pembahasan mengenai Blok Natuna D Alpha atau kini bernama
East Natuna bisa tuntas pada 10 Desember nanti. Untuk itu,
prinsip-prinsip kesepakatan (principle of agreement/POA) dalam pengelolaan lapangan gas itu diperpanjang.
Demikian disampaikan Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir, Jumat (23/11/2012), di Jakarta. Seperti diketahui, pemerintah secara resmi menunjuk Pertamina sebagai pengelola Blok Natuna D Alpha atau kini bernama East Natuna melalui Surat Menteri ESDM No 3588/11/MEM/2008 tertanggal 2 Juni 2008 tentang Status Gas Natuna D Alpha. Blok tersebut memiliki cadangan hingga 222 triliun kaki kubik (TCF).
Pertamina akan menggarap blok itu bersama tiga mitranya yaitu Esso NatunaLimited (anak usaha ExxonMobil), Total E&P Activities Petrolieres (unit usaha Total SA) dan perusahaan minyak asal Thailand, yakni PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP).
Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan menjelaskan, Pertamina memperpanjang prinsip-prinsip perjanjian (POA) yang semula berakhir pada November ini. " POA diperpanjang sampai tanggal 9 Desember saja. Kami dan para anggota konsorsium lainnya masih berharap, semua masalah terkait Natuna bisa disepakati pada 10 Desember nanti," ujarnya.
"Saat ini pengembangan Natuna masih dibicarakan antara konsorsium dengan Pertamina mengenai keekonomian proyek tersebut," kata Ali Mundakir. Jika POA sudah disepakati, maka para pemangku kepentingan akan segera melaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama dalam pengelolaan Blok East Natuna.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/19055468/Pertamina.Targetkan.Kesepakatan.Natuna.Segera.Tercapai.
Analisis
Menurut saya, pembahasan mengenai Blok Natuna D Alpha atau kini bernama East Natun adalah salah satu bidang oleh pemerintah secara resmi menunjuk Pertamina sebagai pengelolah'y. agar para pemangku kepentingan egera melaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama dalam pengelolaan Blok East Natuna.
Demikian disampaikan Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir, Jumat (23/11/2012), di Jakarta. Seperti diketahui, pemerintah secara resmi menunjuk Pertamina sebagai pengelola Blok Natuna D Alpha atau kini bernama East Natuna melalui Surat Menteri ESDM No 3588/11/MEM/2008 tertanggal 2 Juni 2008 tentang Status Gas Natuna D Alpha. Blok tersebut memiliki cadangan hingga 222 triliun kaki kubik (TCF).
Pertamina akan menggarap blok itu bersama tiga mitranya yaitu Esso NatunaLimited (anak usaha ExxonMobil), Total E&P Activities Petrolieres (unit usaha Total SA) dan perusahaan minyak asal Thailand, yakni PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP).
Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan menjelaskan, Pertamina memperpanjang prinsip-prinsip perjanjian (POA) yang semula berakhir pada November ini. " POA diperpanjang sampai tanggal 9 Desember saja. Kami dan para anggota konsorsium lainnya masih berharap, semua masalah terkait Natuna bisa disepakati pada 10 Desember nanti," ujarnya.
"Saat ini pengembangan Natuna masih dibicarakan antara konsorsium dengan Pertamina mengenai keekonomian proyek tersebut," kata Ali Mundakir. Jika POA sudah disepakati, maka para pemangku kepentingan akan segera melaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama dalam pengelolaan Blok East Natuna.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/19055468/Pertamina.Targetkan.Kesepakatan.Natuna.Segera.Tercapai.
Analisis
Menurut saya, pembahasan mengenai Blok Natuna D Alpha atau kini bernama East Natun adalah salah satu bidang oleh pemerintah secara resmi menunjuk Pertamina sebagai pengelolah'y. agar para pemangku kepentingan egera melaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama dalam pengelolaan Blok East Natuna.
LPS: Penjualan Bank Mutiara Tak Terganggu
YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Penetapan mantan Deputi
Gubernur Bank Indonesia Siti Chalimah Fadjrijah dan Budi Mulya sebagai
tersangka dalam kasus pemberian dana talangan Bank Century tak
mempengaruhi rencana Lembaga Penjamin Simpanan untuk menjual Bank
Mutiara. Sebab, sesuai mandat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004, dalam
waktu tiga tahun pascapenyelamatan LPS harus menjual bank yang
diselamatkan.
Demikian diungkapkan Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Samsu Adi Nugroho, Jumat (23/11/2012), di Yogyakarta. "Undang-Undang memang mewajibkan LPS untuk menjual Bank Mutiara (dulu Bank Century). Jadi penetapan dua tersangka tersebut tidak berpengaruh," ujarnya.
Sesuai peraturan perundang-undangan, LPS harus menjual bank yang diselamatkan dengan nilai tidak lebih dari nilai penyelamatan. Untuk kasus Bank Century (yang kemudian berubah menjadi Bank Mutiara) nilai penyelamatannya mencapai Rp 6,67 triliun.
Penjualan Bank Mutiara dimulai tahun 2011 lalu di mana ada beberapa pembeli yang mulai menawar tetapi memenuhi persyaratan. Tahun ini Bank Mutiara kembali ditawarkan namun belum ada juga pembeli yang lolos verifikasi. Apabila pada tahun kelima Bank Mutiara tidak juga laku, LPS bisa menjual bank tersebut dengan harga terbaik.
Jika nilainya di bawah Rp 6,67 triliun, maka kekurangannya dinyatakan sebagai biaya krisis. "Tahun 2013 mendatang akan kita buka lagi penjualan dengan syarat pembeli mau memberikan laporan keuangan dan harus jelas ultimate investor atau pemiliknya," kata dia.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/1935231/LPS.Penjualan.Bank.Mutiara.Tak.Terganggu.
Analisis
Menurut saya, walaupun mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Chalimah Fadjrijah dan Budi Mulya sebagai tersangka dalam kasus pemberian dana talangan Bank Century itu tidak menjadikan alasan mempengaruhi rencana Lembaga Penjamin Simpanan untuk menjual Bank Mutiara.
Demikian diungkapkan Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Samsu Adi Nugroho, Jumat (23/11/2012), di Yogyakarta. "Undang-Undang memang mewajibkan LPS untuk menjual Bank Mutiara (dulu Bank Century). Jadi penetapan dua tersangka tersebut tidak berpengaruh," ujarnya.
Sesuai peraturan perundang-undangan, LPS harus menjual bank yang diselamatkan dengan nilai tidak lebih dari nilai penyelamatan. Untuk kasus Bank Century (yang kemudian berubah menjadi Bank Mutiara) nilai penyelamatannya mencapai Rp 6,67 triliun.
Penjualan Bank Mutiara dimulai tahun 2011 lalu di mana ada beberapa pembeli yang mulai menawar tetapi memenuhi persyaratan. Tahun ini Bank Mutiara kembali ditawarkan namun belum ada juga pembeli yang lolos verifikasi. Apabila pada tahun kelima Bank Mutiara tidak juga laku, LPS bisa menjual bank tersebut dengan harga terbaik.
Jika nilainya di bawah Rp 6,67 triliun, maka kekurangannya dinyatakan sebagai biaya krisis. "Tahun 2013 mendatang akan kita buka lagi penjualan dengan syarat pembeli mau memberikan laporan keuangan dan harus jelas ultimate investor atau pemiliknya," kata dia.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/1935231/LPS.Penjualan.Bank.Mutiara.Tak.Terganggu.
Analisis
Menurut saya, walaupun mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Chalimah Fadjrijah dan Budi Mulya sebagai tersangka dalam kasus pemberian dana talangan Bank Century itu tidak menjadikan alasan mempengaruhi rencana Lembaga Penjamin Simpanan untuk menjual Bank Mutiara.
Kamis, 22 November 2012
Teh Wangi Indonesia
KOMPAS.com - Suara terompet kapal untuk ketiga
kalinya terdengar sampai rumah penduduk di Makassar, Sulawesi Selatan,
dalam radius 3 kilometer. Artinya, kapal samudra segera berlayar. Ini
juga berarti kopi, teh, pala, lada, cengkeh, wijen, telur ikan terbang,
dan rumput laut dari Indonesia timur bertolak ke Eropa, Timur Tengah,
serta Amerika Serikat.
Sejak abad ke-15, para pelaut dan saudagar Eropa, misalnya dari Inggris, Belanda, dan Portugis, sudah mencium aroma wangi kopi dan teh negeri ini. Mereka juga tertarik pada pala, lada, cengkeh, bahkan cabe rawit. Mereka malah menjajah negeri kepulauan ini.
Akan tetapi sejak beberapa dekade ini, Indonesia justru menjadi penonton kehebatan sejumlah negara di bidang perkebunan teh, kopi, dan lada. Ekspor teh memang masih deras, tetapi tidak seheboh dulu. Total ekspor teh 112.500 ton, tetapi impor mencapai 24.000 ton. Dari hitungan Indonesia masih surplus. Namun, makin besarnya impor tampaknya aneh sebab Indonesia produsen teh yang subur.
Di panggung kopi, Indonesia juga merisaukan. Tahun 2011, total ekspor kopi 352.007 ton, turun 21 persen dari tahun 2010. Adapun produksi kopi tahun 2011 sebanyak 633.900 ton, turun 7 persen dari tahun 2010. Tahun 2012 produksi kopi bakal turun hingga 600.000 ton. Adapun impor kopi (biji kopi, kopi instan, dan kopi olahan) periode Januari-April 2012 sebanyak 38.799 ton. Periode yang sama tahun lalu hanya 27.505 ton.
Hal yang lebih dramatis, sejumlah negara, seperti Inggris, India, Pakistan, dan China, tidak saja berlari kencang dalam memproduksi teh, tetapi juga membangun nama besar. Di pasar-pasar dunia ramai dibahas teh Inggris, Sri Lanka, India, dan China. Telinga kita sangat akrab mendengar English breakfast atau English tea, Japanese tea, dan Oeloong cha. Jarang diperbincangkan di warung kopi atau di kafe-kafe menyangkut Indonesian tea atau Java tea.
Indonesia kalah dalam produksi yang turun dan impor yang naik. Dari segi nama, Indonesia juga kalah. Negeri ini punya teh wangi dan bermutu, tetapi tanpa nama. Tentu teh yang banyak disebut tadi bisa jadi sebagian diproduksi di Indonesia. Sayangnya, nama Indonesia tidak berbekas. Ini namanya ”ayam punya telur, sapi yang dapat nama” alias ”telur mata sapi”.
Kalau punya waktu, cobalah datang ke kafe-kafe di pelbagai kota besar di Indonesia. Berapa persen teh dan kopi dengan nama Indonesia? Tidak jelas, apakah para pembesar negeri ini terusik mendengar nama-nama teh dan kopi berbau asing.
Ini memang terkesan sepele. Masalahnya, kita dari eksportir murni berubah jadi importir kopi dan teh. Banyak penyebab penurunan ini, di antaranya optimalisasi lahan yang belum tercapai dan berkurangnya minat dan areal tanam kopi dan teh.
Kapal samudra masih berlayar, tetapi harum wangi teh dan kopi hanya tercium sejenak
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/10/19/07331967/Teh.Wangi.Indonesia
Analisis
Menurut saya, ini sangat bagus karena barang yang d produksi di Indonesia bisa dijual dikalangan Internasional misalnya ke Eropa, Timur Tengah, serta Amerika Serikat. produk yang d hasilkan tidak sedikit melainkan banyak seperti kopi, teh, pala, lada, cengkeh, wijen, telur ikan terbang, dan rumput laut. kita harus bangga dengan ini karena produk kita bisa terkenal d luar sana.
Sejak abad ke-15, para pelaut dan saudagar Eropa, misalnya dari Inggris, Belanda, dan Portugis, sudah mencium aroma wangi kopi dan teh negeri ini. Mereka juga tertarik pada pala, lada, cengkeh, bahkan cabe rawit. Mereka malah menjajah negeri kepulauan ini.
Akan tetapi sejak beberapa dekade ini, Indonesia justru menjadi penonton kehebatan sejumlah negara di bidang perkebunan teh, kopi, dan lada. Ekspor teh memang masih deras, tetapi tidak seheboh dulu. Total ekspor teh 112.500 ton, tetapi impor mencapai 24.000 ton. Dari hitungan Indonesia masih surplus. Namun, makin besarnya impor tampaknya aneh sebab Indonesia produsen teh yang subur.
Di panggung kopi, Indonesia juga merisaukan. Tahun 2011, total ekspor kopi 352.007 ton, turun 21 persen dari tahun 2010. Adapun produksi kopi tahun 2011 sebanyak 633.900 ton, turun 7 persen dari tahun 2010. Tahun 2012 produksi kopi bakal turun hingga 600.000 ton. Adapun impor kopi (biji kopi, kopi instan, dan kopi olahan) periode Januari-April 2012 sebanyak 38.799 ton. Periode yang sama tahun lalu hanya 27.505 ton.
Hal yang lebih dramatis, sejumlah negara, seperti Inggris, India, Pakistan, dan China, tidak saja berlari kencang dalam memproduksi teh, tetapi juga membangun nama besar. Di pasar-pasar dunia ramai dibahas teh Inggris, Sri Lanka, India, dan China. Telinga kita sangat akrab mendengar English breakfast atau English tea, Japanese tea, dan Oeloong cha. Jarang diperbincangkan di warung kopi atau di kafe-kafe menyangkut Indonesian tea atau Java tea.
Indonesia kalah dalam produksi yang turun dan impor yang naik. Dari segi nama, Indonesia juga kalah. Negeri ini punya teh wangi dan bermutu, tetapi tanpa nama. Tentu teh yang banyak disebut tadi bisa jadi sebagian diproduksi di Indonesia. Sayangnya, nama Indonesia tidak berbekas. Ini namanya ”ayam punya telur, sapi yang dapat nama” alias ”telur mata sapi”.
Kalau punya waktu, cobalah datang ke kafe-kafe di pelbagai kota besar di Indonesia. Berapa persen teh dan kopi dengan nama Indonesia? Tidak jelas, apakah para pembesar negeri ini terusik mendengar nama-nama teh dan kopi berbau asing.
Ini memang terkesan sepele. Masalahnya, kita dari eksportir murni berubah jadi importir kopi dan teh. Banyak penyebab penurunan ini, di antaranya optimalisasi lahan yang belum tercapai dan berkurangnya minat dan areal tanam kopi dan teh.
Kapal samudra masih berlayar, tetapi harum wangi teh dan kopi hanya tercium sejenak
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/10/19/07331967/Teh.Wangi.Indonesia
Analisis
Menurut saya, ini sangat bagus karena barang yang d produksi di Indonesia bisa dijual dikalangan Internasional misalnya ke Eropa, Timur Tengah, serta Amerika Serikat. produk yang d hasilkan tidak sedikit melainkan banyak seperti kopi, teh, pala, lada, cengkeh, wijen, telur ikan terbang, dan rumput laut. kita harus bangga dengan ini karena produk kita bisa terkenal d luar sana.
Kemendag Gali Potensi Produk Batik Warna Alam
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pengembangan
Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan ASEAN
Korea Centre (AKC) menyelenggarakan kegiatan adaptasi produk di
Klaten, Jawa Tengah, pada 20-21 November 2012.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan jumlah pelaku ekspor khususnya UKM potensial serta meningkatkan daya saing produk UKM tersebut agar sesuai standar ekspor di pasar negara tujuan.
Kegiatan adaptasi produk ini merupakan tindak lanjut kesepakatan kerja sama kedua belah pihak untuk mengembangkan produk-produk potensial ekspor Indonesia yang masih memerlukan pendampingan, khususnya untuk memperoleh informasi pasar, se ntuhan desain, teknologi dan kemasan.
"Kami memilih produk batik warna alam karena besarnya potensi produk tersebut di Indonesia serta mengikuti tren pasar saat ini yang lebih memilih produk ramah lingkungan," ujar Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia Kementerian Perdagangan, Parluhutan Tado Sianturi, mewakili Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional dalam siaran pers Rabu (21/11/2012).
Dipilihnya Klaten, khususnya Kecamatan Bayat, sebagai tempat pelaksanaan kegiatan karena daerah tersebut merupakan contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pola kluster dan kemitraan. Saat ini terdapat sekitar 200 produsen yang terbagi dalam 5 kelompok besar yang masing-masing mempunyai perwakilan sebagai anggota Tim Promosi Desa.
Pada tahun 2011, para produsen batik di Kecamatan Bayat berkesempatan mendapatkan pendampingan dari Clean Batik Initiative dari Indonesian-German Chamber of Commerce yang mengenalkan lebih jauh tentang pemakaian produk yang ramah lingkungan, sehat dan bebas polusi. Menurut Kepala BBPPEI, kegiatan ini sangat penting dan strategis untuk pengembangan batik warna alam.
Sekretaris Jenderal AKC, Hae Moon Chung, datang ke Klaten untuk menghadiri workshop adaptasi produk sekaligus melihat pengembangan batik warna alam. AKC juga membawa para tenaga ahli di bidang warna alam, desain, pemasaran dan industri fesyen.
"Kami berharap informasi yang disampaikan oleh para tenaga ahli kepada para UKM Klaten akan bersifat komprehensif sehingga ke depan produk warna alam yang dihasilkan dapat sesuai dengan selera dan standar internasional khususnya untuk pasar di Korea Selatan," tambahnya.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/15210371/Kemendag.Gali.Potensi.Produk.Batik.Warna.Alam
Analisis
Menurut saya, Kegiatan ini sangat bagus bertujuan meningkatkan jumlah pelaku ekspor meningkatkan daya saing produk tersebut agar sesuai standar ekspor di pasar negara tujuan. juga untuk memberitahu dunia bawa batik berasal dari indonesia.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan jumlah pelaku ekspor khususnya UKM potensial serta meningkatkan daya saing produk UKM tersebut agar sesuai standar ekspor di pasar negara tujuan.
Kegiatan adaptasi produk ini merupakan tindak lanjut kesepakatan kerja sama kedua belah pihak untuk mengembangkan produk-produk potensial ekspor Indonesia yang masih memerlukan pendampingan, khususnya untuk memperoleh informasi pasar, se ntuhan desain, teknologi dan kemasan.
"Kami memilih produk batik warna alam karena besarnya potensi produk tersebut di Indonesia serta mengikuti tren pasar saat ini yang lebih memilih produk ramah lingkungan," ujar Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia Kementerian Perdagangan, Parluhutan Tado Sianturi, mewakili Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional dalam siaran pers Rabu (21/11/2012).
Dipilihnya Klaten, khususnya Kecamatan Bayat, sebagai tempat pelaksanaan kegiatan karena daerah tersebut merupakan contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pola kluster dan kemitraan. Saat ini terdapat sekitar 200 produsen yang terbagi dalam 5 kelompok besar yang masing-masing mempunyai perwakilan sebagai anggota Tim Promosi Desa.
Pada tahun 2011, para produsen batik di Kecamatan Bayat berkesempatan mendapatkan pendampingan dari Clean Batik Initiative dari Indonesian-German Chamber of Commerce yang mengenalkan lebih jauh tentang pemakaian produk yang ramah lingkungan, sehat dan bebas polusi. Menurut Kepala BBPPEI, kegiatan ini sangat penting dan strategis untuk pengembangan batik warna alam.
Sekretaris Jenderal AKC, Hae Moon Chung, datang ke Klaten untuk menghadiri workshop adaptasi produk sekaligus melihat pengembangan batik warna alam. AKC juga membawa para tenaga ahli di bidang warna alam, desain, pemasaran dan industri fesyen.
"Kami berharap informasi yang disampaikan oleh para tenaga ahli kepada para UKM Klaten akan bersifat komprehensif sehingga ke depan produk warna alam yang dihasilkan dapat sesuai dengan selera dan standar internasional khususnya untuk pasar di Korea Selatan," tambahnya.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/15210371/Kemendag.Gali.Potensi.Produk.Batik.Warna.Alam
Analisis
Menurut saya, Kegiatan ini sangat bagus bertujuan meningkatkan jumlah pelaku ekspor meningkatkan daya saing produk tersebut agar sesuai standar ekspor di pasar negara tujuan. juga untuk memberitahu dunia bawa batik berasal dari indonesia.
Produk Impor dari China Paling Banyak Melanggar
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perdagangan
memperketat pengawasan produk-produk impor yang beredar di Indonesia.
Langkah tersebut diambil karena sekitar 66 persen pelanggaran barang tak
layak edar berasal dari produk impor. Dalam waktu dekat, produk impor
berupa telepon seluler, laptop, dan komputer tablet akan diatur secara
khusus.
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (21/11/2012), mengatakan, sampai dengan Oktober tercatat 521 kasus pelanggaran barang tak layak edar.
Sekitar 66 persen di antaranya berupa produk impor. Sebagian besar produk, yakni 33,4 persen, berupa elektronik dan alat listrik, sementara 23,4 persen berupa alat rumah tangga. "Negara asal impor sebagian besar dari China," paparnya.
Dia mengatakan, pertumbuhan pasar di Indonesia yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir membuat permintaan produk terus meningkat. Di tengah kondisi itu ada produsen yang coba-coba menawarkan produk seadanya tanpa mengindahkan ketentuan yang ada.
"Dari total kasus yang ada, sebanyak 13 kasus di antaranya sudah masuk proses hukum," katanya
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/16015344/Produk.Impor.dari.China.Paling.Banyak.Melanggar
Analisis
Menurut saya, pemerintah harus tegas atas barang-barang yang d impor karena sudah banyak sekali sering kecolonganoleh barang-barang impor. itu yang menyebabkan menjamurnya barang-barang impor yang tidak berkualitas.
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (21/11/2012), mengatakan, sampai dengan Oktober tercatat 521 kasus pelanggaran barang tak layak edar.
Sekitar 66 persen di antaranya berupa produk impor. Sebagian besar produk, yakni 33,4 persen, berupa elektronik dan alat listrik, sementara 23,4 persen berupa alat rumah tangga. "Negara asal impor sebagian besar dari China," paparnya.
Dia mengatakan, pertumbuhan pasar di Indonesia yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir membuat permintaan produk terus meningkat. Di tengah kondisi itu ada produsen yang coba-coba menawarkan produk seadanya tanpa mengindahkan ketentuan yang ada.
"Dari total kasus yang ada, sebanyak 13 kasus di antaranya sudah masuk proses hukum," katanya
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/16015344/Produk.Impor.dari.China.Paling.Banyak.Melanggar
Analisis
Menurut saya, pemerintah harus tegas atas barang-barang yang d impor karena sudah banyak sekali sering kecolonganoleh barang-barang impor. itu yang menyebabkan menjamurnya barang-barang impor yang tidak berkualitas.
Institusi Internasional Dukung Masyarakat Ekonomi ASEAN
JAKARTA, KOMPAS.com - Para pemimpin negara anggota
ASEAN telah menggelar pertemuan dan berdiskusi dengan para pemimpin
institusi terkemuka seperti Asian Development Bank (ADB), World Trade
Organization (WTO), World Bank dan International Monetary Fund (IMF)
dalam forum ASEAN Global Dialogue (AGD), di Phnom Penh, Kamboja.
Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, yang hadir mendampingi Presiden RI dalam pertemuan tersebut, meyakini bahwa forum AGD akan membawa manfaat besar bagi ASEAN.
"Dengan berbagai latar belakang spesifikasi berbeda baik di bidang perdagangan, moneter maupun pembiayaan, para lembaga internasional yang hadir mampu memberikan masukan yang konstruktif dalam mendukung terwujudnya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015," katanya dalam siaran pers Rabu (21/11/2012).
Para pemimpin ASEAN dan institusi terkemuka tersebut dalam kesempatan ini juga membahas langkah-langkah antisipatif yang harus dilakukan jika krisis ekonomi global yang sedang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa saat ini melanda perekonomian kawasan Asia Tenggara.
Dalam hal ini, Mendag menggarisbawahi pentingnya bagi ASEAN untuk segera mengambil langkah antisipatif guna mencegah dampak negatif krisis global terhadap upaya menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
"Peran aktif institusi-institusi ini dalam membantu negara-negara anggota ASEAN mengatasi berbagai hambatan dan melancarkan perjalanan menuju 2015 jelas diperlukan," tegas Mendag.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/15250721/Institusi.Internasional.Dukung.Masyarakat.Ekonomi.ASEAN
Analisis
Menurut saya, pertemuan ini sangat bermanfaat untuk perekonomian di ASEAN karena pertemuan ini membahas tentang bidang perdagangan, moneter maupun pembiayaan, para lembaga internasional yang hadir mampu memberikan masukan yang konstruktif dalam mendukung terwujudnya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, yang hadir mendampingi Presiden RI dalam pertemuan tersebut, meyakini bahwa forum AGD akan membawa manfaat besar bagi ASEAN.
"Dengan berbagai latar belakang spesifikasi berbeda baik di bidang perdagangan, moneter maupun pembiayaan, para lembaga internasional yang hadir mampu memberikan masukan yang konstruktif dalam mendukung terwujudnya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015," katanya dalam siaran pers Rabu (21/11/2012).
Para pemimpin ASEAN dan institusi terkemuka tersebut dalam kesempatan ini juga membahas langkah-langkah antisipatif yang harus dilakukan jika krisis ekonomi global yang sedang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa saat ini melanda perekonomian kawasan Asia Tenggara.
Dalam hal ini, Mendag menggarisbawahi pentingnya bagi ASEAN untuk segera mengambil langkah antisipatif guna mencegah dampak negatif krisis global terhadap upaya menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
"Peran aktif institusi-institusi ini dalam membantu negara-negara anggota ASEAN mengatasi berbagai hambatan dan melancarkan perjalanan menuju 2015 jelas diperlukan," tegas Mendag.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/15250721/Institusi.Internasional.Dukung.Masyarakat.Ekonomi.ASEAN
Analisis
Menurut saya, pertemuan ini sangat bermanfaat untuk perekonomian di ASEAN karena pertemuan ini membahas tentang bidang perdagangan, moneter maupun pembiayaan, para lembaga internasional yang hadir mampu memberikan masukan yang konstruktif dalam mendukung terwujudnya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
SDM Jadi Kendala Utama Industri Kreatif
JAKARTA, KOMPAS.com
- Sumber daya manusia, baik secara kuantitas maupun kualitas, menjadi
kendala utama pengembangan industri kreatif. Kendala tersebut harus
menjadi perhatian bersama karena kontribusinya bagi perekonomian
nasional cukup signifikan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Boediono saat membuka Pekan Produk Kreatif Indonesia, di Jakarta, Rabu (21/11/2012). "Mari kita menyatukan langkah untuk mengatasi masalah-masalah itu secara sungguh-sungguh sistematis dan terkoordinasi. Usia pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia masih sangat muda. Tak heran jika masih banyak kendala yang potensi ini harus kita pahami dan yakini bersama dalam setiap rencana pengembangan ekonomi kreatif ke depan," paparnya.
Menurutnya, sebagian besar SDM industri kreatif belajar secara otodidak, sehingga kualitasnya belum cukup merata. Selain SDM, kendala lain yang perlu disikapi adalah kurangnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, infrastruktur teknologi informasi yang belum kompetitif, serta dukungan pembiayaan yang masih minim.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, sektor ekonomi kreatif merupakan sektor keempat terbesar dari 10 sektor ekonomi nasional dalam hal penyerapan tenaga kerja setelah sektor pertanian, peternakan, kehutanan & perikanan, perdagangan, hotel & restoran serta sektor jasa. Sektor ekonomi kreatif menyerap tenaga kerja melalui terciptanya usaha-usaha baru. Subsektor yang menyerap tenaga kerja terbesar adalah subsektor fesyen, kuliner dan kerajinan dengan pertumbuhan tertinggi di subsektor kerajinan sebesar 1,42 persen.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/17492970/SDM.Jadi.Kendala.Utama.Industri.Kreatif
Analisis
Menurut saya, sumber daya manusia, baik secara kuantitas maupun kualitas sangat berpengaruh besar dalam industri kreatif. hal ini yang harus menjadi perhatian pemerintah karena jika tidak ada sumbr daya manusia yang kuantitas maupun kualitas industri di indonesia akan tidak maju.
Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Boediono saat membuka Pekan Produk Kreatif Indonesia, di Jakarta, Rabu (21/11/2012). "Mari kita menyatukan langkah untuk mengatasi masalah-masalah itu secara sungguh-sungguh sistematis dan terkoordinasi. Usia pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia masih sangat muda. Tak heran jika masih banyak kendala yang potensi ini harus kita pahami dan yakini bersama dalam setiap rencana pengembangan ekonomi kreatif ke depan," paparnya.
Menurutnya, sebagian besar SDM industri kreatif belajar secara otodidak, sehingga kualitasnya belum cukup merata. Selain SDM, kendala lain yang perlu disikapi adalah kurangnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, infrastruktur teknologi informasi yang belum kompetitif, serta dukungan pembiayaan yang masih minim.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, sektor ekonomi kreatif merupakan sektor keempat terbesar dari 10 sektor ekonomi nasional dalam hal penyerapan tenaga kerja setelah sektor pertanian, peternakan, kehutanan & perikanan, perdagangan, hotel & restoran serta sektor jasa. Sektor ekonomi kreatif menyerap tenaga kerja melalui terciptanya usaha-usaha baru. Subsektor yang menyerap tenaga kerja terbesar adalah subsektor fesyen, kuliner dan kerajinan dengan pertumbuhan tertinggi di subsektor kerajinan sebesar 1,42 persen.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/17492970/SDM.Jadi.Kendala.Utama.Industri.Kreatif
Analisis
Menurut saya, sumber daya manusia, baik secara kuantitas maupun kualitas sangat berpengaruh besar dalam industri kreatif. hal ini yang harus menjadi perhatian pemerintah karena jika tidak ada sumbr daya manusia yang kuantitas maupun kualitas industri di indonesia akan tidak maju.
Pemerintah Tak Serius, Unjuk Rasa Buruh Akan Terus Terjadi
JAKARTA, KOMPAS.com - Unjuk rasa buruh akan terus
terjadi apabila pemerintah tidak serius membenahi berbagai masalah
berkait kesejahteraan buruh. Ribuan buruh yang bergabung dalam Majelis
Pekerja Buruh Indonesia berunjuk rasa ke Istana Merdeka dan Gedung DPR,
Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Buruh juga meminta pengusaha tidak melakukan upaya hukum atas penetapan upah minimum dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 19 Tahun 2012 tentang Syarat-syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan kepada Perusahaan Lain. Mereka akan melawan upaya itu dengan unjuk rasa dan mogok nasional yang melibatkan sedikitnya 6 juta buruh.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengatakan, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menerima Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. MPBI mendesak pemerintah agar segera menjalankan jaminan kesehatan mulai 1 Januari 2014, dengan mewajibkan pengusaha menanggung iuran buruh seperti selama ini dan menjalankan jaminan pensiun per 1 Juli 2015.
”Pemerintah harus tetap tegar dan tegas mengeluarkan peraturan sesuai harapan buruh berlandaskan undang-undang. Kami juga meminta kebesaran jiwa pengusaha untuk tidak melakukan upaya hukum lanjutan supaya hubungan industrial terbangun kembali,” kata Iqbal, yang juga Presidium MPBI.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar, di Jakarta, mengatakan, jumlah pengunjuk rasa dari berbagai serikat pekerja di sekitar Monas dan Istana Negara diperkirakan 10.000-11.000 orang.
Aksi kali ini merupakan unjuk rasa masif buruh yang kelima di Jakarta sepanjang tahun 2012. Aksi masif sebelumnya terjadi pada 27 Januari, 1 Mei, 12 Juli, dan 3 Oktober, yang menuntut penghapusan jasa pekerja alih daya, menolak upah murah, dan penyelenggaraan SJSN mulai 1 Januari 2014. Dalam dua aksi terakhir ini, MPBI juga menolak RUU Keamanan Nasional dan mendorong peningkatan anggaran Tentara Nasional Indonesia untuk mengembangkan alat utama sistem persenjataan.
Secara terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi B Sukamdani mengatakan, unjuk rasa dan upaya hukum merupakan hal yang wajar dalam bingkai negara demokrasi. Menurut Koordinator Forum Komunikasi Lintas Asosiasi Nasional Franky Sibarani, pengusaha segera memutuskan langkah yang akan ditempuh berkaitan dengan penetapan upah minimum dan penerbitan Peraturan Menakertrans No 19/2012.
”Kami baru akan membahasnya. Kalau dari posisi sekarang, memang sudah banyak yang mengajukan penangguhan upah minimum provinsi. Ada sekitar 10 perusahaan dan dari Kadin DKI Jakarta ada 50 perusahaan,” kata Franky.
Adapun Menakertrans Muhaimin Iskandar meminta buruh tidak mengandalkan unjuk rasa untuk menyalurkan aspirasi.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/07252260/Pemerintah.Tak.Serius.Unjuk.Rasa.Buruh.Akan.Terus.Terjadi
Analisis
Menurut saya, pemerintah harus benar-benar tegas dalam mengurus masalah ini. dikarnakan parah buruh akan terus berujukrasa untuk kesejahteraan buruh dan meminta penetapan upah minimum. hal ini yang menyebabkan para buruh berunjukrasa meminta keadilan.
Buruh juga meminta pengusaha tidak melakukan upaya hukum atas penetapan upah minimum dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 19 Tahun 2012 tentang Syarat-syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan kepada Perusahaan Lain. Mereka akan melawan upaya itu dengan unjuk rasa dan mogok nasional yang melibatkan sedikitnya 6 juta buruh.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengatakan, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menerima Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. MPBI mendesak pemerintah agar segera menjalankan jaminan kesehatan mulai 1 Januari 2014, dengan mewajibkan pengusaha menanggung iuran buruh seperti selama ini dan menjalankan jaminan pensiun per 1 Juli 2015.
”Pemerintah harus tetap tegar dan tegas mengeluarkan peraturan sesuai harapan buruh berlandaskan undang-undang. Kami juga meminta kebesaran jiwa pengusaha untuk tidak melakukan upaya hukum lanjutan supaya hubungan industrial terbangun kembali,” kata Iqbal, yang juga Presidium MPBI.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar, di Jakarta, mengatakan, jumlah pengunjuk rasa dari berbagai serikat pekerja di sekitar Monas dan Istana Negara diperkirakan 10.000-11.000 orang.
Aksi kali ini merupakan unjuk rasa masif buruh yang kelima di Jakarta sepanjang tahun 2012. Aksi masif sebelumnya terjadi pada 27 Januari, 1 Mei, 12 Juli, dan 3 Oktober, yang menuntut penghapusan jasa pekerja alih daya, menolak upah murah, dan penyelenggaraan SJSN mulai 1 Januari 2014. Dalam dua aksi terakhir ini, MPBI juga menolak RUU Keamanan Nasional dan mendorong peningkatan anggaran Tentara Nasional Indonesia untuk mengembangkan alat utama sistem persenjataan.
Secara terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi B Sukamdani mengatakan, unjuk rasa dan upaya hukum merupakan hal yang wajar dalam bingkai negara demokrasi. Menurut Koordinator Forum Komunikasi Lintas Asosiasi Nasional Franky Sibarani, pengusaha segera memutuskan langkah yang akan ditempuh berkaitan dengan penetapan upah minimum dan penerbitan Peraturan Menakertrans No 19/2012.
”Kami baru akan membahasnya. Kalau dari posisi sekarang, memang sudah banyak yang mengajukan penangguhan upah minimum provinsi. Ada sekitar 10 perusahaan dan dari Kadin DKI Jakarta ada 50 perusahaan,” kata Franky.
Adapun Menakertrans Muhaimin Iskandar meminta buruh tidak mengandalkan unjuk rasa untuk menyalurkan aspirasi.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/23/07252260/Pemerintah.Tak.Serius.Unjuk.Rasa.Buruh.Akan.Terus.Terjadi
Analisis
Menurut saya, pemerintah harus benar-benar tegas dalam mengurus masalah ini. dikarnakan parah buruh akan terus berujukrasa untuk kesejahteraan buruh dan meminta penetapan upah minimum. hal ini yang menyebabkan para buruh berunjukrasa meminta keadilan.
Habibie Minta Dahlan Nomor Satukan PTDI
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Presiden ke-3 RI, Baharuddin Jusuf Habibie, berpesan kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dia ingin agar PT Dirgantara Indonesia mendapat perhatian serius.
"Beliau ingin sekali PTDI (PT Dirgantara Indonesia) dinomorsatukan," kata Dahlan di kediaman BJ Habibie, Patra Kuningan, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Menurut Dahlan, Habibie itu sudah memikirkan industri penerbangan di Tanah Air sejak 20 tahun lalu. Namun, baru mulai diwujudkan pada 17 tahun yang lalu. Akan tetapi, industri penerbangan di Tanah Air itu baru mulai maju akhir-akhir ini.
Menurut Dahlan, Habibie gundah karena pesawat yang berkeliaran di dalam negeri itu didominasi oleh besutan perusahaan asing.
"Pesawat Jet 100 yang ada saat ini itu semuanya sudah ada 20 tahun lalu dalam pemikiran Pak Habibie," tuturnya.
Dahlan menangkap pesan dari Habibie. Seandainya waktu itu semua pemikiran Pak Habibie itu terwujud, kita tidak akan lagi melihat pesawat regional yang semuanya buatan luar negeri.
Disinggung apakah Habibie menyesal tidak mampu mewujudkan impiannya tersebut, Dahlan membenarkannya.
"Saya menangkap gundah beliau. Karena apa yang beliau kerjakan 20 tahun lalu dan kemudian tidak berlanjut itu ternyata menjadi kenyataan," katanya.
Solusinya, Habibie ingin agar Dahlan memajukan PTDI. Caranya, mendorong PTDI agar mengubah cara berbisnisnya dengan berfokus pada pasar (market driven). Cara tersebut dianggap berbeda dari model bisnis PTDI sebelumnya karena dulu PTDI diperintah oleh pemerintah secara paksa untuk memproduksi pesawat terbang.
"Kalau dulu pasarnya belum ada, sekarang pasarnya sudah besar. Nah, pasar itu yang harus ditangkap," katanya.
Untuk bisa mewujudkan impian tersebut, Habibie berpesan ke Dahlan agar menyiapkan dana investasi untuk PTDI sebesar 500 juta dollar AS. Dengan dana tersebut, PTDI sudah bisa mengembangkan pesawat jenis CN 250
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/22/2114566/Habibie.Minta.Dahlan.Nomor.Satukan.PTDI
Analisis
Menurut saya, cara Habibie ingin "agar Dahlan memajukan PTDI. Caranya, mendorong PTDI agar mengubah cara berbisnisnya dengan berfokus pada pasar (market driven). Cara tersebut dianggap berbeda dari model bisnis PTDI sebelumnya karena dulu PTDI diperintah oleh pemerintah secara paksa untuk memproduksi pesawat terbang" ini terbilang sangat bagus karena hampir semua didominasi oleh pesawat asing.
Rabu, 21 November 2012
Perancis Batalkan Rencana Naikkan Pajak CPO
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Perancis menolak proposal yang diajukan para aktivis setempat, yang meminta kenaikan bea masuk untuk crude palm oil hingga 300 persen.
Indonesia menyambut baik keputusan tersebut. Pemerintah
berkomitmen untuk melawan setiap kampanye hitam terhadap CPO dan produk
turunannya.
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, di Jakarta, Rabu (21/11/2012) mengatakan usulan para aktivis telah resmi ditolak parlemen Perancis.
"Tentunya kami gembira dengan keputusan tersebut. Hal serupa sebenarnya pernah terjadi di Amerika Serikat. Saat itu juga sempat muncul usulan untuk menaikkan pajak CPO karena pertimbangan faktor kesehatan. Namun usulan itu juga gugur. Ini bukti bahwa alasan kesehatan tidak bisa untuk menjegal CPO," katanya.
Menurut Bayu, meski keputusan Perancis melegakan, namun bukan berarti kampanye hitam terhadap CPO berakhir. Tidak mempan dengan isu kesehatan, maka digunakanlah isu lingkungan. Karenanya counter kampanye harus terus dilakukan.
"Awal Desember nanti rencananya saya akan ke Eropa untuk menjelaskan bahwa CPO kita ramah lingkungan," katanya.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/1832531/Perancis.Batalkan.Rencana.Naikkan.Pajak.CPO
Analisis
Menurut saya, keputusan trsebut sangat baik karena untuk menaikkan pajak CPO karena pertimbangan faktor kesehatan. Namun usulan itu juga gugur. Ini bukti bahwa alasan kesehatan tidak bisa untuk menjegal CPO.
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, di Jakarta, Rabu (21/11/2012) mengatakan usulan para aktivis telah resmi ditolak parlemen Perancis.
"Tentunya kami gembira dengan keputusan tersebut. Hal serupa sebenarnya pernah terjadi di Amerika Serikat. Saat itu juga sempat muncul usulan untuk menaikkan pajak CPO karena pertimbangan faktor kesehatan. Namun usulan itu juga gugur. Ini bukti bahwa alasan kesehatan tidak bisa untuk menjegal CPO," katanya.
Menurut Bayu, meski keputusan Perancis melegakan, namun bukan berarti kampanye hitam terhadap CPO berakhir. Tidak mempan dengan isu kesehatan, maka digunakanlah isu lingkungan. Karenanya counter kampanye harus terus dilakukan.
"Awal Desember nanti rencananya saya akan ke Eropa untuk menjelaskan bahwa CPO kita ramah lingkungan," katanya.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/1832531/Perancis.Batalkan.Rencana.Naikkan.Pajak.CPO
Analisis
Menurut saya, keputusan trsebut sangat baik karena untuk menaikkan pajak CPO karena pertimbangan faktor kesehatan. Namun usulan itu juga gugur. Ini bukti bahwa alasan kesehatan tidak bisa untuk menjegal CPO.
Daging Beku Dibutuhkan, Keran Impor Jangan Ditutup
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Asosiasi Pedagang
Mi dan Bakso Indonesia Trisetyo Budiman, Rabu (21/11/2012), meminta
pemerintah tidak begitu saja menutup keran impor daging sapi. "Asal
impor daging berada pada rel yang benar, daging dialokasikan untuk
pedagang kecil yang butuh daging dengan harga terjangkau serta
berkualitas, tidak masalah," katanya.
Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian telah berpihak kepada pelaku industri kecil/UKM antara lain dengan menyediakan bahan baku daging olahan kepada para anggota Apmiso. Bantuan yang diberikan berupa memasok daging dengan kode CL85 sebagai bahan baku bakso seharga Rp 52.000 per kg. Namun, sampai akhir November 2012 jatah CL 85 akan habis.
"Saat ini, pemerintah membantu pedagang yang tergabung dalam Apmiso, pasokan tetap sebanyak 500 ton daging beku dengan kode CL 85 itu. Sisanya diupayakan sendiri oleh Apmiso," kata Tri.
Dengan pergolakan harga dan minimnya pasokan daging sapi sampai Senin kemarin yang tak kunjung selesai, perputaran uang yang hilang per hari mencapai Rp 15 miliar. Angka ini berdasarkan perkalian antara 50.000 pedagang anggota Apmiso dengan omzet harian rata-rata sebesar Rp 300.000 per pedagang.
Lebih lanjut Tri mengatakan, pihak yang paling menderita akibat krisis daging adalah peternak sapi dan pengonsumsi daging di mana pedagang bakso termasuk kelompok pengonsumsi terbesar. Petani sapi itu walau harga daging mahal, keuntungan yang mereka rasakan tidak signifikan akibat panjangnya pemburu rente.
Tri berharap Menko Perekonomian bisa belajar dari kejadian tak wajar saat ini dan menerima usulan dari lintas departemen terkait tentang perencanaan permintaan ataupun ketersediaan daging sapi di Indonesia. "Jangan membuat kekeliruan pada tahun 2013 agar gejolak tahun depan tidak terulang lagi," kata Tri.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/18034354/Daging.Beku.Dibutuhkan.Keran.Impor.Jangan.Ditutup
Analisis
Menurut saya, pemerintah harus mempertimbangkan kembali jika ingin menyetop impor daging. karena dalam hal ini banyak yang menderita. Pihak yang paling menderita akibat krisis daging adalah peternak sapi dan pengonsumsi daging di mana pedagang bakso termasuk kelompok pengonsumsi terbesar. Saya berharap pemerintah mempertimbangkan kembali keputusannya.
Menurut Trisetyo, pedagang bakso di Jakarta mulai yang berjualan keliling, di lapak/warung, sampai di restoran
total ada 26.000 orang. Jika setiap pedagang sedikitnya membutuhkan 4
kilogram daging untuk diolah menjadi bakso setiap hari, kebutuhan daging
hanya untuk usaha rakyat itu mencapai 104 ton per hari. Setiap bulan,
kebutuhan daging pedagang mencapai 3.120 ton. Sebanyak 70 persennya
adalah daging segar dan sisanya sebanyak 936 ton daging beku impor.
Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian telah berpihak kepada pelaku industri kecil/UKM antara lain dengan menyediakan bahan baku daging olahan kepada para anggota Apmiso. Bantuan yang diberikan berupa memasok daging dengan kode CL85 sebagai bahan baku bakso seharga Rp 52.000 per kg. Namun, sampai akhir November 2012 jatah CL 85 akan habis.
"Saat ini, pemerintah membantu pedagang yang tergabung dalam Apmiso, pasokan tetap sebanyak 500 ton daging beku dengan kode CL 85 itu. Sisanya diupayakan sendiri oleh Apmiso," kata Tri.
Dengan pergolakan harga dan minimnya pasokan daging sapi sampai Senin kemarin yang tak kunjung selesai, perputaran uang yang hilang per hari mencapai Rp 15 miliar. Angka ini berdasarkan perkalian antara 50.000 pedagang anggota Apmiso dengan omzet harian rata-rata sebesar Rp 300.000 per pedagang.
Lebih lanjut Tri mengatakan, pihak yang paling menderita akibat krisis daging adalah peternak sapi dan pengonsumsi daging di mana pedagang bakso termasuk kelompok pengonsumsi terbesar. Petani sapi itu walau harga daging mahal, keuntungan yang mereka rasakan tidak signifikan akibat panjangnya pemburu rente.
Tri berharap Menko Perekonomian bisa belajar dari kejadian tak wajar saat ini dan menerima usulan dari lintas departemen terkait tentang perencanaan permintaan ataupun ketersediaan daging sapi di Indonesia. "Jangan membuat kekeliruan pada tahun 2013 agar gejolak tahun depan tidak terulang lagi," kata Tri.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/18034354/Daging.Beku.Dibutuhkan.Keran.Impor.Jangan.Ditutup
Analisis
Menurut saya, pemerintah harus mempertimbangkan kembali jika ingin menyetop impor daging. karena dalam hal ini banyak yang menderita. Pihak yang paling menderita akibat krisis daging adalah peternak sapi dan pengonsumsi daging di mana pedagang bakso termasuk kelompok pengonsumsi terbesar. Saya berharap pemerintah mempertimbangkan kembali keputusannya.
CT Borong Seluruh Saham Carrefour Indonesia
KOMPAS.com — Bermodalkan dana pinjaman pembiayaan
750 juta dollar AS, konglomerat Chairul Tanjung memborong 100 persen
saham PT Carrefour Indonesia. Itu berarti perusahaan holding CT Corp menjadi pemegang seluruh saham perusahaan ritel asal Perancis tersebut.
Sebagaimana warta Antara pada Selasa (20/11/2012), pengambilalihan saham itu terjadi kemarin. "Kami mengambil sisa 60 persen saham PT Carrefour Indonesia," kata Chairul Tanjung.
Lebih lanjut, Chairul Tanjung yang acap disapa CT itu mengatakan, melalui perusahaan Trans Retail Indonesia, CT Corp mendapat pinjaman dari 10 bank internasional untuk pembelian saham berbanderol Rp 7,2 triliun itu. Dia menyebutkan bank-bank dimaksud adalah Credit Susse, BNP Paribas, J P Morgan Securities, ING Bank, ANZ, Goldman Sachs, Deutsche Bank, Royal Bank of Scotland, Standard Chartered Bank, dan Bank of Tokyo.
"Pinjaman ini jangka waktunya tiga tahun dengan bunga 5 persen. Ini kan perusahaan asing dibeli Indonesia dengan uang asing," ujarnya.
Lebih lanjut, CT mengatakan, PT Trans Retail Indonesia masih diberi hak lima tahun untuk menggunakan merek Carrefour. Ke depan, pihaknya akan menggunakan double brand menjadi Trans Carrefour.
Chairul berharap kinerja Trans Carrefour berjalan dengan baik sehingga bisa meningkatkan pendapatan. Selain itu, tenaga kerja asing yang sebelumnya ada di PT Carrefour Indonesia akan dipertahankan terlebih dulu selama enam bulan ke depan. "Selanjutnya, kami yang menentukan mengenai tenaga kerja asing itu," katanya.
Sejatinya, Trans Retail Indonesia sudah membeli 40 persen saham PT Carrefour Indonesia sejak dua tahun silam atau tepatnya pada April 2010. Data CT Corp menunjukkan, PT Carrefour Indonesia saat ini menguasai 40 persen pasar ritel di segmen hypermarket dan supermarket dengan jaringan operasional terdiri dari 85 gerai atau pusat perdagangan di 28 kota di Indonesia. Jumlah karyawannya 28.000 orang.
Perusahaan itu bermitra dengan lebih dari 4.000 pemasok. Dari jumlah itu, 70 persen di antaranya adalah usaha kecil dan menengah. Perusahaan itu melayani lebih dari 72 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Penjualannya melampaui 1,3 miliar dollar AS pada 2011
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/20/16250733/CT.Borong.Seluruh.Saham.Carrefour.Indonesia
Analisis
Menurut Saya, Chairul Tanjung memborong 100 persen saham PT Carrefour Indonesia karena dia meliat prospek kedepannya PT Carrefour Indonesia pasti akan melesat. Sehingga beliau beranikan diri untuk meminjam dana.
Sebagaimana warta Antara pada Selasa (20/11/2012), pengambilalihan saham itu terjadi kemarin. "Kami mengambil sisa 60 persen saham PT Carrefour Indonesia," kata Chairul Tanjung.
Lebih lanjut, Chairul Tanjung yang acap disapa CT itu mengatakan, melalui perusahaan Trans Retail Indonesia, CT Corp mendapat pinjaman dari 10 bank internasional untuk pembelian saham berbanderol Rp 7,2 triliun itu. Dia menyebutkan bank-bank dimaksud adalah Credit Susse, BNP Paribas, J P Morgan Securities, ING Bank, ANZ, Goldman Sachs, Deutsche Bank, Royal Bank of Scotland, Standard Chartered Bank, dan Bank of Tokyo.
"Pinjaman ini jangka waktunya tiga tahun dengan bunga 5 persen. Ini kan perusahaan asing dibeli Indonesia dengan uang asing," ujarnya.
Lebih lanjut, CT mengatakan, PT Trans Retail Indonesia masih diberi hak lima tahun untuk menggunakan merek Carrefour. Ke depan, pihaknya akan menggunakan double brand menjadi Trans Carrefour.
Chairul berharap kinerja Trans Carrefour berjalan dengan baik sehingga bisa meningkatkan pendapatan. Selain itu, tenaga kerja asing yang sebelumnya ada di PT Carrefour Indonesia akan dipertahankan terlebih dulu selama enam bulan ke depan. "Selanjutnya, kami yang menentukan mengenai tenaga kerja asing itu," katanya.
Sejatinya, Trans Retail Indonesia sudah membeli 40 persen saham PT Carrefour Indonesia sejak dua tahun silam atau tepatnya pada April 2010. Data CT Corp menunjukkan, PT Carrefour Indonesia saat ini menguasai 40 persen pasar ritel di segmen hypermarket dan supermarket dengan jaringan operasional terdiri dari 85 gerai atau pusat perdagangan di 28 kota di Indonesia. Jumlah karyawannya 28.000 orang.
Perusahaan itu bermitra dengan lebih dari 4.000 pemasok. Dari jumlah itu, 70 persen di antaranya adalah usaha kecil dan menengah. Perusahaan itu melayani lebih dari 72 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Penjualannya melampaui 1,3 miliar dollar AS pada 2011
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/20/16250733/CT.Borong.Seluruh.Saham.Carrefour.Indonesia
Analisis
Menurut Saya, Chairul Tanjung memborong 100 persen saham PT Carrefour Indonesia karena dia meliat prospek kedepannya PT Carrefour Indonesia pasti akan melesat. Sehingga beliau beranikan diri untuk meminjam dana.
Selasa, 20 November 2012
BP Migas Berpihak ke Asing? Ini Kata Raden Priyono
JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) dituding memihak perusahaan asing. Benarkah? Ini penuturan mantan Kepala BP Migas Raden Priyono saat bertemu Kompas.com dan Tribunnews di sebuah restoran di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2012).
Priyono
mengatakan, perusahaan migas asing sudah ada sejak zaman dulu, mulai
dari zaman penjajahan, Soekarno, maupun Soeharto. "Itu kan ada semua,
enggak pernah hilang itu. Bahkan zamannya Pertamina itu puncaknya. Kita
tidak pernah mengundang asing. Jadi perusahaan asing yang sekarang ini
warisan Pertamina semua, yang mengundang Pertamina," ucap Priyono.
Memang sebelum ada BP Migas, Pertamina menjadi pemegang Kuasa Pertambangan, regulator sekaligus operator. (Lihat Kronologi Pergeseran Pengelolaan Sumber Daya Migas Indonesia).
Priyono
menyebutkan, kala Pertamina menjadi regulator sekaligus pemain,
wilayah-wilayah yang bagus justru diserahkan kepada
perusahaan-perusahaan asing. "Jadi pertanyaan kami, kenapa dulu tidak
diambil saja oleh Pertamina atau minta sebagian interest-nya?" kata dia.
Dengan
demikian, sebut Priyono, tidak adil bila saat ini banyak perusahaan
asing yang beroperasi di Indonesia, kemudian BP Migas yang disalahkan
memihak asing. "Enggak fair kalau itu menjadi tanggung jawab BP
Migas. Kita dituduh memihak asing karena banyak perusahaan asing yang
beroperasi di Indonesia. Mereka ada jauh sebelum ada BP Migas,"
tegasnya.
Ia mengakui, setelah BP Migas, perusahaan asing memang
bertambah. Tetapi, dia berkelit, hingga saat ini perusahaan tersebut
masih banyak yang belum beroperasi. "Dan waktu tender itu bukan BP
Migas. Kami hanya badan pelaksana saja. Yang menyiapkan, memproses, dan
mengundang, semua Kementerian ESDM. Kita melaksanakan yang diberikan
negara, kita tidak boleh mempunyai inisiatif karena kita bukan badan
yang membuat inisiatif tentang wilayah kerja," paparnya.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/10485378/BP.Migas.Berpihak.ke.Asing.Ini.Kata.Raden.Priyono
Analisis
Menurut saya, tidak adil bila saat ini banyak perusahaan
asing yang beroperasi di Indonesia, kemudian BP Migas yang disalahkan
memihak perusahaan asing. karena sebelum BP Migas banyak perusahaan asing yang sudah
beroperasi di Indonesia. jadi bukan semua kesalaha BP Migas karena BP Migas hanya sebagai badan pelaksana saja.
Menkeu: Perekonomian RI Belum "Overheating"
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan perekonomian Indonesia belum menunjukkan gejala overheating. Sebab, indikator fundamental Indonesia dinilai masih kuat.
"Sampai saat ini, indikator perekonomian masih terjaga, belum ada gejala untuk overheating," kata Agus saat memberikan sambutan di acara Investasi 2013: Menghadapi Ancaman Overheating Economy di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Menurut Agus, gejala overheating itu bisa terjadi jika indikator perekonomian naik secara tidak wajar. Sehingga ekonomi domestik mengalami pelemahan. Agus mencontohkan tingkat inflasi RI hingga akhir tahun masih terjaga di level yang masih sesuai target yaitu 4,5 persen plus minus 1 persen. Di sisi lain, neraca perdagangan juga masih surplus.
"Padahal selama empat kuartal terakhir, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit, baru kuartal ketiga lalu, Indonesia mengalami surplus," tambahnya.
Kondisi ekspor juga masih mengalami kenaikan sebesar 13 persen menjadi 5,9 miliar dollar AS. Meski impor juga masih naik 11 persen menjadi 15,3 miliar dollar AS. "Kondisi ekspor impor ini masih wajar, meski ekspor belum tinggi," jelasnya.
Selain itu, gejala overheating juga bisa terjadi jika pertumbuhan kredit yang tinggi dan aset properti yang naik secara tidak wajar. "Tapi dilihat dari semua indikator, performa ekonomi Indonesia masih relatif lebih baik dibanding negara lain," tambahnya.
Sehingga, hingga saat ini, pemerintah menilai perekonomian Indonesia masih wajar dan belum menunjukkan gejala overheating.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/11170291/Menkeu.Perekonomian.RI.Belum.Overheating
Analisis
Menurut saya, overheating terjadi bukan dari pertumbuhan kredit yang tinggi dan aset properti yang naik secara tidak wajar saja. Overheating itu bisa terjadi jika indikator perekonomian naik secara tidak wajar. Sehingga ekonomi domestik mengalami pelemahan.
"Sampai saat ini, indikator perekonomian masih terjaga, belum ada gejala untuk overheating," kata Agus saat memberikan sambutan di acara Investasi 2013: Menghadapi Ancaman Overheating Economy di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Menurut Agus, gejala overheating itu bisa terjadi jika indikator perekonomian naik secara tidak wajar. Sehingga ekonomi domestik mengalami pelemahan. Agus mencontohkan tingkat inflasi RI hingga akhir tahun masih terjaga di level yang masih sesuai target yaitu 4,5 persen plus minus 1 persen. Di sisi lain, neraca perdagangan juga masih surplus.
"Padahal selama empat kuartal terakhir, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit, baru kuartal ketiga lalu, Indonesia mengalami surplus," tambahnya.
Kondisi ekspor juga masih mengalami kenaikan sebesar 13 persen menjadi 5,9 miliar dollar AS. Meski impor juga masih naik 11 persen menjadi 15,3 miliar dollar AS. "Kondisi ekspor impor ini masih wajar, meski ekspor belum tinggi," jelasnya.
Selain itu, gejala overheating juga bisa terjadi jika pertumbuhan kredit yang tinggi dan aset properti yang naik secara tidak wajar. "Tapi dilihat dari semua indikator, performa ekonomi Indonesia masih relatif lebih baik dibanding negara lain," tambahnya.
Sehingga, hingga saat ini, pemerintah menilai perekonomian Indonesia masih wajar dan belum menunjukkan gejala overheating.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/11170291/Menkeu.Perekonomian.RI.Belum.Overheating
Analisis
Menurut saya, overheating terjadi bukan dari pertumbuhan kredit yang tinggi dan aset properti yang naik secara tidak wajar saja. Overheating itu bisa terjadi jika indikator perekonomian naik secara tidak wajar. Sehingga ekonomi domestik mengalami pelemahan.
Langganan:
Komentar (Atom)