JAKARTA, KOMPAS.com - Para pemimpin negara anggota
ASEAN telah menggelar pertemuan dan berdiskusi dengan para pemimpin
institusi terkemuka seperti Asian Development Bank (ADB), World Trade
Organization (WTO), World Bank dan International Monetary Fund (IMF)
dalam forum ASEAN Global Dialogue (AGD), di Phnom Penh, Kamboja.
Menteri
Perdagangan RI, Gita Wirjawan, yang hadir mendampingi Presiden
RI dalam pertemuan tersebut, meyakini bahwa forum AGD akan
membawa manfaat besar bagi ASEAN.
"Dengan berbagai latar
belakang spesifikasi berbeda baik di bidang perdagangan, moneter maupun
pembiayaan, para lembaga internasional yang hadir mampu
memberikan masukan yang konstruktif dalam mendukung terwujudnya
Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015," katanya dalam siaran pers Rabu
(21/11/2012).
Para pemimpin ASEAN dan institusi terkemuka
tersebut dalam kesempatan ini juga membahas langkah-langkah
antisipatif yang harus dilakukan jika krisis ekonomi global yang sedang
terjadi di Amerika Serikat dan Eropa saat ini melanda perekonomian
kawasan Asia Tenggara.
Dalam hal ini, Mendag menggarisbawahi
pentingnya bagi ASEAN untuk segera mengambil langkah antisipatif guna
mencegah dampak negatif krisis global terhadap upaya menuju Masyarakat
Ekonomi ASEAN 2015.
"Peran aktif institusi-institusi ini dalam
membantu negara-negara anggota ASEAN mengatasi berbagai hambatan
dan melancarkan perjalanan menuju 2015 jelas diperlukan," tegas
Mendag.
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/11/21/15250721/Institusi.Internasional.Dukung.Masyarakat.Ekonomi.ASEAN
Analisis
Menurut saya, pertemuan ini sangat bermanfaat untuk perekonomian di ASEAN karena pertemuan ini membahas tentang bidang perdagangan, moneter maupun pembiayaan, para lembaga
internasional yang hadir mampu memberikan masukan yang konstruktif
dalam mendukung terwujudnya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar